Masjid Kagungan Dalem adalah masjid-masjid milik kerajaan yang di bangun untuk menghimpun masyarakat agar tetap berpegang teguh pada agama Islam dan keraton. Biasanya ada hubungan sejarah karena anggota keluarga inti keraton pernah singgah, belajar, atau dimakamkan di daerah tersebut. Masjid kagungan dalem sebenarnya adalah tanda daerah pendukung kerajaan. Masjid kagungan dalem Kerisan belum diketahui secara pasti kapan dibangun. Menurut takmir masjid yaitu bapak Ridwan masjid ini sudah dibangun sebelum Indonesia merdeka. Masjid ini dibangun dengan menggunakan kayu sebagai soko guru dengan dinding beton. Setelah kemerdekaan tepatnya pada tahun 1946, masjid ini pernah direnovasi hingga memiliki bentuk seperti sekarang, namun tidak ada serambi bagian depan. Baru pada tahun 1980-an serambi bagian depan ditambahkan.
Masjid kagungan dalem beralamat di Dusun Kerisan, Kelurahan Banyurejo, Kecamatan Tempel. Masjid kagungan dalem merupakan masjid yang dibangun atas inisiasi dari Kesultanan Yogyakarta. Ada banyak masjid kagungan dalem yang dibangun di wilayah Kesultanan Yogyakarta. setidaknya ada sekitar 42 masjid. Masjid- masjid tersebut banyak yang memiliki kesamaan dilihat dari konstruksi atap bangunan, yaitu penggunaan soko guru sebagai tiang utama. Masjid kerisan memiliki luas sekitar 290 m2 . dinding masjid menggunakan dinding beton tanpa tulang sehingga dinding yang dibangun cukup tebal.