Kelurahan Banyurejo dibentuk pada 19 April 1948 melalui maklumat no. 5 tahun 1948 Pemerintah Daerah Istimewa Negara Indonesia. Maklumat tersebut berisi tentang “Hal perubahan daerah-daerah kelurahan dan nama-namanya”. Maklumat ini yang kemudian menjadi dasar dalam pembentukan kelurahan-kelurahan lain di wilayah Kesultanan Yogyakarta. Banyurejo merupakan penggabungan dari 3 kelurahan lama yaitu Kelurahan Senoboyo, Kelurahan Ngabean, dan Kelurahan Kerisan. Lurah pertama Banyurejo adalah Harjo Sukarto yang menjabat dari tahun 1948-1965. Bangunan kantor kelurahan Banyurejo dibangun pada tahun 1960-an, menurut kamituwa Kelurahan Banyurejo.
Bangunan kantor Kelurahan Banyurejo berada di Dusun Kemusuh, Kelurahan Banyurejo. Bangunan tersebut menghadap ke arah selatan. Material yang digunakan pada bangunan ini adalah batu bata, pasir,semen,kayu dan genting tanah liat. Menurut wawancara dengan kamituwa, bangunan kelurahan belum pernah dibongkar sehingga bentuknya masih sama sejak tahun 1960-an. Pada bagian barat bangunan terdapat bangunan tambahan yang dibangun setelahnya dan difungsikan sebagai kantor pegawai kelurahan. Denah bangunan ini membentuk huruf T dengan luas bangunan yaitu sekitar 400 m2.